Rabu, 21 Maret 2018

Di dalam processor ada core dan treads apa itu?

Di dalam processor ada core dan treads apa itu?
Memiliki lebih banyak inti dengan clockspeed yang rendah atau sedikit tapi memiliki clockspeed yang besar dalam sebuah prosesor, mana yang lebih baik?. Biasanya pertanyaan ini hadir dalam benak anda ketika akan memilih prosesor yang tepat saat akan membangun sebuah rig pc (juga termasuk laptop). Mari kita ungkap secara detail mengenai apa yang bisa dihadirkan pada sebuah prosesor tentang hal tersebut.
Prosesor (atau CPU, yang merupakan singkatan dari central processing unit) telah berjalan sangat panjang sejak awal mereka mereka dirilis dengan bentuk yang cukup sederhana. Jika kita mengarahkan pandangan kembali ke tahun 2000, dan peluncuran chipset Intel Pentium 4 yang pertama kalinya, kecepatan prosesor tersebut diakhiri pada 1.5GHz dan anda harus menunggu sampai 2005 untuk melihat prosesor dual core Intel pertama yang beredar di pasaran.



Tapi apa artinya semua ini? Clock speed, multi core, Hyper-threading, sistem prosesor ganda. Ada banyak hal yang harus diperhatikan, untungnya kita disini akan memecahnya dengan cara yang bisa dimengerti semua orang. Mudah-mudahan artikel ini akan membantu anda memutuskan prosesor mana yang tepat untuk sistem yang akan anda bangun.

Clock speed

Banyak orang menggambarkan CPU sebagai otak dari sistem yang anda miliki. Untuk membuat segalanya lebih mudah dipahami, pikirkanlah sebuah CPU bukan sebagai otak tapi sebagai otot. Jika komputer adalah sebuah mobil maka CPU adalah mesinnya. Semakin tinggi clock speed, semakin cepat sistem yang akan pergi (dari analogi mobil). Kecepatan jam diukur dalam GHz (gigahertz), dimana ini menunjukan bahwa angka yang lebih tinggi berarti kecepatan clock yang lebih cepat.

Clockspeed
Hasil Kinerja single thread via guru3d.com

Sebagai contoh, untuk menjalankan aplikasi, CPU anda akan terus menyelesaikan perhitungan, jika Anda memiliki clock speed yang lebih tinggi, anda dapat menghitung perhitungan ini lebih cepat dan aplikasi bisa berjalan lebih cepat dan lebih halus sebagai efeknya.

Multi Cores & Multi Prosesor

Hingga sampai tahun 2005, hampir semua prosesor yang ada di pasaran pada saat itu masih mengutamakan kekuatan single core. Clockspeed yang besar menguasai kelas-kelas atas dan bisa diidolakan sebagai prosesor tercepat yang akan menjadi pilihan terbaik. Berbeda setelah hadirnya prosesor dengan tipe dual-core setelahnya, yang hingga kini prosesor yang memiliki banyak core memiliki kekuatan tersendiri sebagai salah satu poros kekuatan untuk berbagai aplikasi berat yang memerlukan kinerja tambahan dibandingkan dengan single-core walaupun memiliki clockspeed yang tinggi.

Clockspeed
Kinerja Multi-thread via guru3d.com

Prosesor dengan multi core semakin menjadi populer karena keterbatasan yang dihadirkan single core semakin sulit untuk meningkatkan clock speed lebih, juga karena keterbatasan teknologi. Alih-alih bekerja tanpa kenal lelah untuk tambahan kecepatan clock 0.1GHz, produsen malah menambahkan unit pemrosesan yang lebih identik ke prosesor tunggal.
Sebuah inti (core) adalah unit pengolahan tunggal, prosesor dengan multi core memiliki beberapa unit pemrosesan. Jadi prosesor dual core 3.0GHz memiliki 2 unit pengolahan dimana masing-masing dari setiap ini memiliki clock speed 3.0GHz. Prosesor dengan 6 core 3.0GHz akan memiliki 6 unit pemrosesan dengan masing-masing clock speed juga mencapai 3.0GHz…

Multi-thread & Hyper-threading

Nah, setelah kita telah berbicara tentang multi-core dan multi-prosesor dan bagaimana aplikasi tersebut dapat membantu aplikasi Anda berjalan lebih cepat, disinilah teknologi multi-threading dan hyper-threading masuk. Multi-threading adalah kemampuan aplikasi atau sistem operasi yang bisa memanfaatkan beberapa core untuk bisa diproses secara bersamaan. Ketika aplikasi ditulis dengan multi-threading, mereka bisa mendapatkan keuntungan dari jumlah core maksimum yang ada di CPU modern dan anda akan melihat peningkatan kinerja yang hebat selama menggunakan prosesor walaupun memiliki inti tunggal. Jadi memiliki lebih banyak core adalah sesuatu yang sangat baik, karena dukungan multi-threading akan semakin berkembang.
Apa itu hyper-threading? Hyper-threading adalah teknologi yang dimiliki Intel dimana teknologi ini memungkinkan satu inti terpecah menjadi inti virtual dan inti logis dan berbagi beban kerja di antara keduanya. Hyper-threading sangat berguna saat aplikasi dioptimalkan dengan baik untuk kegiatan multi-threading.
Terima kasih....

Sabtu, 04 November 2017

mengenal deep web

Deep Web (juga dikenal dengan nama DeepnetDarknetInvisible WebUndernet atau Hidden Web) di Indonesia dapat disebut sebagai Web Dalam. Deep Web merupakan bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu dengan menggunakan mesin pencari web yang menggunakan indeks mesin pencari web. Deep Web berbeda dengan Dark Internet, dimana komputer tidak dapat lagi dijangkau melalui Internet, atau dengan Darknet yang merupakan jaringan untuk menukarkan data, yang dapat digolongkan sebagai bagian kecil dari Deep Web.
Mike Bergman, pendiri BrightPlanet yang memberikan istilah tersebut, mengatakan bahwa mencari di Internet pada saat ini dapat dibandingkan dengan menjaring ikan di permukaan laut: akan mendapatkan banyak ikan yang tertangkap di jaring, tetapi informasi yang sangat dalam tidak akan tertangkap. Kebanyakan dari informasi yang terdapat di jaringan Internet, terkubur sangat dalam situs yang dinamis, dan mesin pencari web yang standar tidak dapat menemukannya. mesin pencari web yang tradisional tidak dapat "mendeteksi" atau mengambil data di dalam Deep Web. Halaman-halaman tersebut dianggap tidak ada hingga mereka tercipta secara dinamis sebagai hasil dari pencarian secara spesifik. Sejak tahun 2001, Deep Web telah dinyatakan memiliki ukuran yang lebih besar dari Web biasa.
UKURAN
Ukuran Deep Web berdasarkan ekstrapolasi yang dilakukan oleh Universitas California, Berkeley pada tahun 2001, memperkirakan bahwa Deep Web memiliki ukuran sekitar 7,5 petabita. Ukuran yang lebih akurat disebutkan dalam penelitian yang dilakukan oleh He, et al. (2003) mendeteksi sekitar 300.000 situs Deep Web yang ada di seluruh Web pada tahun 2004, dan menurut Shestakov, sekitar 14.000 situs Deep Web berada di bagian web Rusia pada tahun 2006.[5]

PENAMAAN
Jack Oliver, dalam paper sebuah seminar mengenai Deep Web yang dipublikasikan dalam Jurnal Publikasi Elektronik, menyebutkan bahwa Jill Ellsworth menggunakan istilah invisible Web atau Web tak kasat mata pada tahun 1994 untuk mengacu kepada situs web yang tidak teregistrasi dengan mesin pencari webapapun. Bergman mengacu kepada artikel yang diterbitkan pada bulan januari 1996 oleh Frank Garcia:
Situs ini adalah situs yang didesain dengan baik, tetapi mereka tidak melakukan proses registrasi dengan mesin pencari web apapun. Sehingga tidak ada yang dapat menemukan mereka. Secara teknis, situs tersebut merupakan situs yang tersembunyi. Saya menyebutnya sebagai invisible Web atau 'Web tak kasat mata'.
 sekian dulu postingan saya hari ini semoga membantu :-)

Di dalam processor ada core dan treads apa itu?

Di dalam processor ada core dan treads apa itu? Memiliki lebih banyak inti dengan clockspeed yang rendah atau sedikit tapi memiliki cloc...